Tradisi Sugihan merupakan ritual penyucian penting dalam kalender Hindu Bali, dilakukan sekitar 25 hari sebelum Hari Raya Galungan dan Kuningan pada hari-hari spesifik dalam wuku Sungsang. Ritual ini bertujuan membersihkan sekala dan niskala, baik diri maupun lingkungan, untuk menyambut kemenangan dharma atas adharma.
Sugihan Jawa dilaksanakan pada Kamis Wage Wuku Sungsang, menekankan penyucian makrokosmos atau Bhuana Agung seperti alam semesta, pura, dan dewa kalinggania melalui sesajen pangresikan serta pembersihan bangunan suci. Prosesi melibatkan persembahan pratima dan doa khusus untuk harmoni luar.
Sugihan Bali justru pada Jumat Kliwon Wuku Sungsang, fokus pada mikrokosmos atau Bhuana Alit yaitu penyucian raga tawulan (jasmani-rohani) dengan penglukatan menggunakan tirtha dan bungkak nyuh gading. Ini mencakup mandi suci dan persembahan pribadi untuk membersihkan batin.


Leave A Comment