Sering muncul stigma bahwa banten adalah simbol gengsi atau status sosial, apalagi jika banten disajikan dengan ukuran atau hiasan yang mewah. Sebenarnya, banten adalah wujud doa dan rasa syukur yang tulus, bukan alat untuk menunjukkan kekayaan. Pesan utama dari banten adalah hubungan spiritual seseorang dengan Tuhan dan alam semesta, bukan penilaian dari orang lain.
Banten didasarkan pada nilai keseimbangan dan kesederhanaan yang mendalam. Meski bentuk dan ragamnya bisa beragam, yang terpenting adalah niat ikhlas saat membuat dan mempersiapkannya. Menganggap banten sebagai ajang pamer berpotensi melunturkan makna asli dari tradisi ini. Oleh karena itu, kami selalu mendorong masyarakat untuk memahami filosofi banten secara mendalam agar tradisi tetap suci dan bermakna.


A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. I am alone, and feel the charm of existence in this spot, which was created for the bliss of souls like mine. I am so happy.
my dear friend, so absorbed in the exquisite sense of mere tranquil existence, that I neglect my talents.
I feel that I never was a greater artist than now. When, while the lovely valley teems with vapour around me, and the meridian sun strikes the upper surface of the impenetrable foliage of my trees, and but a few stray gleams steal into the inner sanctuary.