Generasi muda Bali aktif sebagai pengembang dan fasilitator pelestarian banten melalui inovasi digital seperti video tutorial, drama virtual, dan sanggar seni komunitas. Mereka terlibat dari pembuatan hingga pelaksanaan, menanamkan nilai kerjasama dan identitas budaya di era modern.
Partisipasi ini krusial menjaga relevansi banten; anak muda ciptakan konten TikTok/YouTube untuk belajar jarak jauh, adaptasi bahan ramah lingkungan, serta integrasi dengan pendidikan sekolah. Tantangan seperti urbanisasi diatasi dengan kolaborasi orang tua-muda.




